
TASIKMALAYA, RubrikJabar.com – Ramp check Polres Tasikmalaya kini menjadi fokus utama kepolisian guna merespons rentetan kecelakaan lalu lintas maut di jalur Pantura Jawa Barat baru-baru ini.
Langkah preemtif dan preventif ini sengaja diambil oleh jajaran personel Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya demi menekan angka fatalitas korban jalan raya.
Melalui gerakan cepat ini, petugas gabungan langsung memeriksa kelayakan puluhan angkutan umum serta armada barang secara masif.
Pihak kepolisian mengambil tindakan tegas tersebut setelah mencermati dua tragedi memilukan di wilayah tetangga yang sangat tragis. Kecelakaan maut pertama di Indramayu pada Minggu (12/6/2026) mengakibatkan 12 orang meninggal dunia.
Sementara itu, tragedi kedua di Cirebon pada Senin (13/7/2026) melibatkan angkutan barang dan sepeda motor hingga merenggut nyawa korban jiwa.
Melihat kondisi darurat ini, Kapolres Tasikmalaya melalui Kasat Lantas AKP Didit Permadi menegaskan bahwa jajarannya tidak ingin kecolongan.
Kemudian, ia menginstruksikan jajaran unit fungsi untuk menggelar inspeksi keselamatan secara menyeluruh. Langkah proaktif ini bertujuan agar keselamatan berkendara warga tetap terjamin sepenuhnya.
Sinergi Lintas Sektoral dan Lokasi Ramp Check Polres Tasikmalaya
Dalam pelaksanaannya, kepolisian dan jajaran Satlantas berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan serta Dinas Kesehatan setempat. Melalui sinergi ini, pelaksanaan ramp check Polres Tasikmalaya menyentuh seluruh aspek kelaikan armada secara menyeluruh.
Selanjutnya, Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Tasikmalaya bertindak sebagai garda terdepan secara berkala dan intensif.
Kanit Gakkum Polres Tasikmalaya, IPDA Ramdani, menjelaskan bahwa pemeriksaan tidak hanya menyasar jalan raya saja. Namun, petugas juga mendatangi hulu operasional dari berbagai pool armada angkutan yang ada.
Beberapa titik krusial pun menjadi sasaran utama pemeriksaan berkala ini. Petugas menyisir jalur travel, area wisata, hingga pool bus pariwisata. Oleh karena itu, semua kendaraan wajib lolos pengujian ketat ramp check Polres Tasikmalaya.
Detail Pemeriksaan Dokumen dan Jam Kerja Sopir
Petugas gabungan memeriksa keabsahan Buku Uji KIR, Kartu Pengawas, STNK, SIM, hingga KTP pengemudi secara berlapis untuk menghindari pemalsuan.
Selain itu, polisi melototi aspek jam kerja dari para pengemudi armada angkutan tersebut. Langkah ini sangat krusial mengingat kelelahan sering kali memicu kecelakaan lalu lintas.
Sesuai aturan, pengemudi yang membawa kendaraan selama 4 jam wajib beristirahat 30 menit. Alhasil, pengawasan jam kerja menjadi instrumen penting dalam agenda ramp check Polres Tasikmalaya kali ini.
Di sisi lain, pemeriksaan fisik juga mencakup tiga komponen vital pemicu kecelakaan. Komponen tersebut meliputi sistem pengereman, fungsi penerangan, serta kondisi ban armada.
Jika menemukan komponen yang rusak, petugas melarang kendaraan beroperasi sebelum pihak pengusaha memperbaikinya.
Meskipun demikian, petugas tidak melewatkan pemeriksaan pada indikator speedometer, spion, wiper, hingga klakson. Tindakan preventif ini memastikan tidak ada celah kerusakan sekecil apa pun yang terlewat dalam pelaksanaan ramp check Polres Tasikmalaya.
Deteksi Dini Kesehatan Sopir Demi Cegah Human Error
Selain menguji mesin, faktor manusia juga menjadi perhatian serius petugas di lapangan. Satlantas Polres Tasikmalaya menggandeng Dinkes untuk menggelar tes kesehatan berkala bagi pengemudi angkutan.
Pemeriksaan ini meliputi kondisi fisik jasmani maupun kestabilan rohani para sopir.
Melalui upaya masif tersebut, tingkat kesadaran sopir diharapkan dapat meningkat secara signifikan. Sopir angkutan barang, umum, maupun pariwisata harus mengenali rute jalan yang rawan.
Maka dari itu, program ramp check Polres Tasikmalaya berfungsi sebagai langkah edukasi keselamatan komprehensif.
Di samping melakukan pengujian, petugas juga terus menggencarkan sosialisasi tatap muka. Polisi memasang spanduk imbauan di berbagai titik rawan kecelakaan atau blackspot.
Oleh karena itu, pengusaha angkutan wajib berkomitmen penuh bahwa keselamatan penumpang merupakan prioritas utama.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat aktif melaporkan armada yang ugal-ugalan. Partisipasi publik dinilai sangat membantu efektivitas pengawasan lalu lintas. Dengan demikian, pelaksanaan ramp check Polres Tasikmalaya bisa berjalan optimal berkat dukungan penuh dari warga.
Sementara itu, tim gabungan menggelar evaluasi berkala terhadap hasil operasi keselamatan setiap pekan. Langkah ini bertujuan agar kedisiplinan pengusaha angkutan umum tetap terjaga dengan baik.
Oleh karena itu, konsistensi pelaksanaan ramp check Polres Tasikmalaya menjadi kunci utama menekan angka kecelakaan di jalur rawan.
Di sisi lain, Dinas Perhubungan berkomitmen memperketat proses uji KIR kendaraan. Kerja sama ini menyaring armada tidak layak sebelum sempat beroperasi di jalan raya. Alhasil, sinergi ini memperkuat dampak positif dari pengawasan yang sedang berjalan.
Kesimpulannya, perlindungan terhadap nyawa penumpang dan pengguna jalan lain adalah hal mutlak. Melalui langkah tegas dan berkelanjutan ini, semua pihak optimistis dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Mari dukung penuh jalannya ramp check Polres Tasikmalaya demi perjalanan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.





