
CIAMIS, RubrikJabar.com – Ribuan warga memadati kawasan Islamic Center pada Kamis, 4 Juni 2026. Mereka menghadiri puncak acara Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis yang berlangsung sangat semarak.
Pada momen ini, pemerintah daerah turun tangan langsung memberikan solusi konkret bagi kebutuhan pokok dan administrasi masyarakat.
Langkah taktis tersebut bertujuan untuk mempercepat pemulihan ekonomi lokal sekaligus memberikan kado nyata bagi seluruh warga di tanah Galuh.
Pemerintah melebur tiga program strategis dalam satu waktu dan lokasi. Tiga program andalan tersebut adalah Pepatah Manis, bursa kerja (Job Fair), dan Gerakan Pangan Murah (GPM).
Oleh karena itu, area Islamic Center langsung berubah menjadi pusat pelayanan publik dalam sehari. Warga dari berbagai kecamatan bahkan sudah mengantre sejak pagi hari demi mendapatkan pelayanan gratis dan pangan murah.
Asisten Administrasi Umum Setda, Wawan Ruhiyat, membuka acara ini secara resmi. Ia hadir untuk mewakili Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.
Dalam pidatonya, Wawan menegaskan bahwa Pemkab Ciamis terus berupaya memberikan layanan prima yang inklusif.
Momentum Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis ini menjadi titik balik penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga.
Pelayanan Publik Prima di Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis
Acara ini mengusung tema “Meneguhkan Kemandirian, Mengukuhkan Ketangguhan, Memantapkan Kebudayaan”. Selain itu, panitia juga memakai tagline populer “Guyub Ngawangun Galuh” untuk memperkuat semangat kebersamaan.
Wawan juga meminta setiap unit pelayanan publik untuk memangkas birokrasi yang berbelit-belit. Momentum Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis harus menjadi bukti nyata perubahan wajah aparatur sipil negara yang ramah.
“Buktikan bahwa wajah pelayanan publik saat ini tidak berbelit-belit, nyaman, ramah dan dinamis mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat,” tegas Wawan saat membacakan sambutan Bupati Ciamis.
Sementara itu, Kabag Organisasi Setda, Mohamad Iskandar, memberikan laporan teknis terkait jalannya acara. Ia mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Ciamis, Andang Firman Triyadi.
Iskandar memaparkan bahwa kegiatan ini sengaja mendekatkan fasilitas negara kepada rakyat. Hasilnya, perayaan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis ini efektif mengurangi beban biaya transportasi warga.
Pemerintah daerah menerjunkan 22 Unit Pelayanan Publik (UPP) dari berbagai perangkat daerah, BUMD, hingga instansi vertikal. Oleh karena itu, warga bisa menikmati akses instan ke 54 jenis layanan yang berbeda secara gratis.
Mereka dapat mengurus dokumen kependudukan, perizinan usaha, pemeriksaan kesehatan, hingga fasilitas perbankan di satu lokasi terpadu.
Ribuan Lowongan Kerja di Job Fair Ciamis
Selain fokus pada dokumen, perayaan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis juga menghadirkan solusi konkret untuk sektor ketenagakerjaan.
Langkah ini menjadi jawaban nyata untuk mengatasi tingginya angka pengangguran akibat gelombang PHK di luar daerah.
Kemudian, pemerintah sukses menggandeng 20 perusahaan terkemuka untuk membuka bursa kerja. Sektor swasta ini menyediakan total 5.319 lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja lokal.
Gelaran Job Fair tahun ini tidak hanya menjadi jembatan penghubung antara pencari kerja dan perusahaan. Namun, agenda ini juga menjadi ajang unjuk kualitas bagi Sumber Daya Manusia (SDM) unggul asal Ciamis.
Wawan Ruhiyat kembali menyuarakan pesan khusus dari Bupati Ciamis bagi ribuan pelamar. Warga memadati area pameran bursa kerja tersebut dengan penuh antusias sejak pagi.
“Kepada para pencari kerja agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Persiapkan diri, tingkatkan kompetensi, bangun karakter kerja yang disiplin, jujur, adaptif, dan terus belajar,” pesannya mengutip arahan Bupati.
Kemudian, ia menambahkan bahwa karakter yang tangguh merupakan kunci utama. Hal itu penting agar pemuda Ciamis mampu bersaing di dunia kerja modern.
Solusi Ketahanan Pangan Melalui Pasar Murah
Di sisi lain, sektor ketahanan pangan juga menjadi magnet utama warga dalam perayaan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis ini. Melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM), pemerintah daerah merangkul Bulog dan Poktan Parikesit.
Mereka juga menggandeng pelaku UMKM pangan serta peternak ayam petelur lokal. Kehadiran para peternak ini membantu memotong rantai distribusi yang panjang dan berbiaya mahal.
Akibatnya, harga komoditas pangan esensial di lokasi acara menjadi jauh lebih stabil dan murah. Ibu rumah tangga mengaku sangat terbantu dengan adanya subsidi pasar yang bertepatan dengan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis tersebut.
Komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur ayam langsung habis terjual sebelum sore hari. Pemerintah sukses menjaga stabilitas harga melalui program intervensi ini.
Seluruh rangkaian inovasi pelayanan, pembukaan lapangan kerja, dan pasar murah ini membawa dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.
Melalui momentum Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis, pemerintah daerah optimis dapat mewujudkan visi pembangunan yang maju.
Kemeriahan ini ditutup dengan apresiasi tinggi dari warga. Mereka berharap program terpadu seperti Pepatah Manis dapat terus berjalan secara berkala.





