
CIAMIS, RubrikJabar.com – Langkah politik strategis menjelang pengisian kekosongan kursi kepemimpinan di Tatar Galuh kini memasuki babak baru.
Sorotan utama tertuju pada internal DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ciamis yang tengah menggodok figur terbaik mereka.
Saat ini, proses penentuan calon Wakil Bupati Ciamis dari PAN sepenuhnya bergulir di jajaran pengurus pusat di Jakarta.
Pengurus di tingkat daerah mengaku telah merampungkan seluruh kewajiban administratif dan penjaringan figur potensial. Oleh karena itu, konstelasi politik lokal kini berada dalam fase krusial sembari menanti surat keputusan resmi dari DPP PAN.
Ketua DPD PAN Kabupaten Ciamis, Komar Hermawan, menegaskan bahwa roda organisasi di tingkat bawah telah bergerak sesuai koridor. Pihaknya kini dalam posisi siap mengamankan siapa pun nama yang akan menerima rekomendasi dari pusat nantinya.
Menanti Surat Rekomendasi Resmi dari Pusat
Komar menjelaskan bahwa pengurus daerah terus melakukan komunikasi intensif dengan berbagai elemen strategis secara berkala demi menjaga kondusivitas. Langkah ini melibatkan koordinasi aktif dengan pihak bupati, pengurus pusat, hingga para kandidat.
Namun, proses akhir penentuan calon Wakil Bupati Ciamis dari PAN tetap menjadi hak prerogatif pengurus tertinggi partai.
“Seluruh rangkaian tahapan di daerah sebenarnya sudah berjalan dengan sangat lancar. Sekarang kami semua dalam posisi menunggu keputusan akhir dari DPP,” ungkap Komar.
Ia menyampaikan pernyataan tersebut di sela-sela agenda Musyawarah Cabang (Muscab) VI PAN Kabupaten Ciamis pada Sabtu kemarin. Kegiatan internal yang dihadiri ratusan kader tersebut berlangsung di Sekretariat DPD PAN Ciamis.
Selain itu, Komar juga menekankan pentingnya efisiensi waktu dalam sisa proses birokrasi ini. Pihaknya berharap agar surat sakti dari pusat bisa segera turun agar mesin pemenangan calon Wakil Bupati Ciamis dari PAN bisa langsung tancap gas di lapangan.
“Kami berharap proses verifikasi di tingkat pusat ini bisa selesai dalam waktu dekat. Dengan demikian, langkah konsolidasi ke masyarakat bisa berjalan lebih masif,” tambahnya.
Menyaring Lima Figur Potensial di Daerah
Sementara itu, informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pengurus daerah tidak sembarangan dalam memilih nama. Tim penjaringan daerah berhasil menjaring lima figur terbaik yang dinilai mumpuni untuk kemudian berangkat menuju meja pengurus pusat.
Meskipun demikian, Komar memilih untuk menutup rapat identitas dari kelima tokoh yang masuk dalam bursa tersebut. Langkah ini sengaja diambil demi menghormati hak kepengurusan pusat dalam menyaring calon Wakil Bupati Ciamis dari PAN.
“Lima nama terbaik sudah berada di meja DPP, namun hingga hari ini memang belum ada surat keputusan resmi. Kami di daerah tentu tidak memiliki wewenang untuk mendahului pengumuman tersebut,” dalihnya secara diplomatis.
Sikap hati-hati ini dinilai penting untuk mencegah terjadinya gesekan atau spekulasi yang tidak perlu di internal partai. Komar menegaskan bahwa seluruh nama dalam daftar usulan memiliki peluang yang setara untuk merebut posisi sebagai calon Wakil Bupati Ciamis dari PAN.
“Semua kandidat memiliki kans yang sama kuat. Oleh sebab itu, mari kita tunggu bersama bagaimana keputusan final dari jajaran pengurus pusat,” ajaknya.
Mengakomodasi Keterwakilan Jender dalam Bursa Pencalonan
Di sisi lain, dinamika menarik muncul seiring berembusnya kabar mengenai adanya keterwakilan jender di dalam daftar usulan tersebut. Komar sendiri tidak menampik kehadiran figur perempuan dalam bursa calon Wakil Bupati Ciamis dari PAN.
Menurutnya, kehadiran tokoh perempuan merupakan bukti nyata bahwa partai berlambang matahari terbit ini sangat inklusif. Semua kader, tanpa memandang latar belakang, memiliki ruang yang sama untuk bertarung memperebutkan posisi calon Wakil Bupati Ciamis dari PAN.
“Kader perempuan memang ada yang kami usulkan ke Jakarta. Kami memandang semua figur yang masuk daftar memiliki kompetensi kepemimpinan yang sangat baik,” puji Komar.
Fokus Pembenahan Struktur Akar Rumput
Meskipun tensi pembahasan mengenai posisi wakil bupati terus meningkat, Komar memastikan agenda internal partai tidak terganggu. Isu hangat seputar calon Wakil Bupati Ciamis dari PAN berada di luar pembahasan formal Muscab VI.
Sebab, pengurus sengaja mendesain forum permusyawaratan tingkat kecamatan tersebut khusus untuk penguatan struktural organisasi. Komar menilai, kekuatan akar rumput merupakan fondasi utama untuk mengawal pemenangan calon Wakil Bupati Ciamis dari PAN ke depan.
“Fokus utama kami hari ini adalah merampungkan Muscab serentak di seluruh kecamatan se-Kabupaten Ciamis. Kami ingin memastikan struktur partai solid hingga tingkat ranting,” tegasnya.
Melalui mekanisme musyawarah mufakat, para kader akhirnya sukses mengesahkan formatur kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh wilayah Ciamis. Struktur baru ini akan menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan figur calon Wakil Bupati Ciamis dari PAN.
Setelah agenda Muscab ini rampung, DPD PAN Ciamis akan segera mengirimkan berkas formatur ke tingkat wilayah di Bandung. Langkah ini diperlukan untuk mempercepat proses penerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang baru.
“Seluruh tim formatur tingkat kecamatan sudah resmi terbentuk. Kini kami tinggal menunggu SK resmi dari DPW PAN Jawa Barat agar struktur ini sah bergerak,” pungkas Komar.
Dengan kesiapan struktur yang matang, DPD PAN Ciamis optimistis mampu memberikan pengawalan penuh kepada siapa pun calon Wakil Bupati Ciamis dari PAN yang terpilih oleh pusat kelak.





