
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya resmi memimpin pelantikan kepala desa PAW Ciamis di Aula PKK Kabupaten Ciamis pada Kamis (25/06/2026). Langkah cepat ini bertujuan menjaga stabilitas pelayanan publik dan memastikan roda pemerintahan tingkat desa tetap berjalan optimal.
Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, camat, serta tokoh masyarakat turut menghadiri kegiatan krusial tersebut. Momentum pelantikan kepala desa PAW Ciamis kali ini menjadi pusat perhatian warga karena berlangsung di tengah program reformasi birokrasi daerah.
Enam pejabat baru yang menjalani prosesi ini antara lain Umi Maesaroh sebagai Kepala Desa Baregbeg dan Tohaji sebagai Kepala Desa Cigayam. Selain itu, Emed Kusniadi menjabat Kepala Desa Sidamulya, sementara Abdul Gani memimpin wilayah Desa Pasirtamiang.
Tanu Santoni juga resmi mengemban tugas sebagai Kepala Desa Kawunglarang, sedangkan Asep Adang menakhodai wilayah administrasi Desa Tambaksari. Keenam pemimpin baru ini memikul tanggung jawab besar untuk memajukan daerah masing-masing dalam sisa masa jabatan.
Aturan Ketat Pengelolaan Aset Pasca Pelantikan Kepala Desa PAW Ciamis
Bupati Herdiat memberikan sejumlah penekanan penting yang wajib menjadi panduan utama bagi seluruh pejabat baru tersebut. Beliau menyampaikan bahwa berbagai lembaga negara kini mengawasi tata kelola keuangan desa secara ketat dari waktu ke waktu.
Oleh karena itu, pasca pelantikan kepala desa PAW Ciamis, para pemimpin baru harus segera melaksanakan audit internal mandiri. Langkah awal tersebut berfungsi menginventarisasi seluruh aset milik desa agar terhindar dari potensi penyimpangan hukum.
“Pemerintah desa merupakan unsur penyelenggara pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat,” ujar Herdiat saat menyampaikan pidato arahannya. Melalui posisi tersebut, desa memiliki peran yang sangat strategis dalam mewujudkan keberhasilan program pembangunan daerah.
Lebih lanjut, kepala desa mengemban tanggung jawab penuh sebagai pengambil keputusan tertinggi di tingkat wilayah administrasi terkecil. Oleh sebab itu, seorang pemimpin harus mampu mengambil tindakan yang tepat, cepat, benar, adil, serta bijaksana.
Bupati Herdiat mengingatkan agar momentum pelantikan kepala desa PAW Ciamis ini menjadi titik awal peningkatan mutu pelayanan warga. Beliau juga menuntut kreativitas para aparatur dalam menciptakan inovasi program yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat.
“Seorang kepala desa harus mampu mengajak masyarakat untuk menumbuhkembangkan prakarsa dan swadaya,” tutur Herdiat menambahkan secara lugas. Kemampuan menggali potensi lokal juga menjadi kunci utama yang dapat menopang kesuksesan program pembangunan jangka panjang.
Larangan Mutasi Perangkat Desa Secara Politis
Isu sensitif mengenai rencana perombakan jajaran staf desa juga mendapat porsi perhatian khusus dari orang nomor satu di Ciamis tersebut. Bupati Herdiat melarang keras enam kepala desa baru memecat perangkat desa petahana tanpa dasar aturan hukum yang jelas.
Tindakan sepihak yang melanggar regulasi seringkali memicu konflik internal berkepanjangan yang merugikan pelayanan kepada warga setempat. Beliau menekankan pentingnya menjaga keharmonisan dan kekompakan di lingkungan kerja agar suasana kantor tetap kondusif.
Sementara itu, beliau mengingatkan agar para pemimpin baru tidak mengganti staf hanya karena motif politik atau sentimen pribadi. Semua penataan struktur organisasi wajib mengikuti koridor hukum dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku saat ini.
“Jaga sinergitas dan kekompakan di internal pemerintah desa. Hindari kebijakan yang berpotensi menimbulkan konflik, terutama yang tidak sesuai dengan regulasi,” pesannya.
Di sisi lain, hubungan kerja yang solid akan mempercepat proses adaptasi kepala desa dalam mengeksekusi program kerja. Bupati juga mengajak para kepala desa untuk aktif menjalin komunikasi dua arah dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Hubungan kemitraan yang sehat antara kepala desa dan BPD merupakan pilar utama untuk menciptakan sistem pengawasan yang seimbang. Selanjutnya, para pejabat baru harus segera membangun koordinasi dengan lembaga kemasyarakatan desa serta pihak kecamatan.
Menutup pidatonya, Herdiat mengajak seluruh elemen pemerintahan memperkuat komitmen kebersamaan dalam menghadirkan pelayanan terbaik untuk publik. Pembangunan yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis hanya akan terwujud melalui kerja keras tim yang solid.
“Mari kita jaga kebersamaan dan sinergitas dalam melaksanakan pembangunan serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” pungkasnya. Pasca pelantikan kepala desa PAW Ciamis ini, masyarakat Tatar Galuh kini menanti aksi nyata dari para pemimpin baru mereka.





