BeritaDaerahPemerintahan

Bikin Haru! 43 Jemaah Umroh Muhibah Ramadhan Sukabumi Resmi Dilepas Ke Tanah Suci, Guru Ngaji Hingga Dhuafa Menangis Bahagia

Wabup Sukabumi melepas 43 Jemaah Umroh Muhibah Ramadhan Sukabumi hasil donasi. Intip harunya kisah guru ngaji dan dhuafa berangkat ke tanah suci.

SUKABUMI, RubrikJabar.com – Suasana haru mewarnai acara pelepasan Jemaah Umroh Muhibah Ramadhan Sukabumi di Pondok Pesantren Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, pada Senin (27/7/2026).

Pemerintah Kabupaten Sukabumi memfasilitasi 43 warga pilihan yang terdiri dari petugas kebersihan masjid, guru ngaji, hingga dhuafa untuk berangkat ke Tanah Suci Mekkah.

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, melepas secara langsung rombongan Jemaah Umroh Muhibah Ramadhan Sukabumi tersebut dengan rasa bangga. Oleh karena itu, momen ini menjadi sejarah baru bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi karena program apresiasi keagamaan ini baru pertama kali terealisasi.

Para peserta yang terbang ke tanah suci merupakan pemenang hadiah umroh dari rangkaian kegiatan Muhibah Ramadhan di berbagai wilayah. Selanjutnya, mereka akan menunaikan ibadah umroh selama dua pekan ke depan.

Wujud Kepedulian dan Program Sedekah Daerah

Dalam sambutannya, Wabup H. Andreas mengungkapkan rasa bangga sekaligus apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Selain itu, ia menekankan pentingnya meluruskan niat utama selama berada di tanah suci.

“Kami sangat senang. Alhamdulillah program ini akhirnya terealisasi dan besok rombongan Jemaah Umroh Muhibah Ramadhan Sukabumi resmi berangkat ke tanah suci,” ujar H. Andreas di hadapan para jemaah dan tamu undangan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan rasa terima kasih khusus kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya. Berkat kolaborasi tersebut, jumlah keberangkatan Jemaah Umroh Muhibah Ramadhan Sukabumi mengalami peningkatan signifikan dari target awal.

“Terima kasih kepada para donatur yang telah menyumbangkan hartanya. Sehingga jumlah peserta umroh bisa meningkat hingga 43 orang. Semoga ke depan bisa bertambah lagi jumlahnya,” ucapnya menambahkan.

Di sisi lain, Wabup juga menitipkan pesan khusus agar para jemaah senantiasa menjaga kondisi kesehatan fisik selama menjalankan ibadah. Kemudian, ia memohon doa agar Kabupaten Sukabumi senantiasa mendapat kelimpahan keberkahan dan kemajuan.

Baca Juga :  Bumi Galuh Gempar! Kerja sama PSGC Ciamis dan Persib Hadirkan Kejutan Besar untuk Liga 2

“Luruskan niat untuk beribadah dan mohon doakan Kabupaten Sukabumi serta kami agar mampu menjadikan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” tutur H. Andreas dengan penuh harapan.

Apresiasi Bagi Tokoh Agama dan Pekerja Sosial

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sukabumi, H. Andi Rahman, menjelaskan latar belakang penentuan para peserta. Menurutnya, keberangkatan Jemaah Umroh Muhibah Ramadhan Sukabumi merupakan wujud nyata kepedulian pimpinan daerah terhadap pejuang syiar Islam di tingkat tapak.

Ia memaparkan bahwa panitia menyaring para penerima manfaat secara transparan dari 11 titik lokasi pelaksanaan Muhibah Ramadhan. Oleh sebab itu, setiap kecamatan memiliki perwakilan yang berhak mendapatkan kesempatan emas tersebut.

“Program ini merupakan wujud sedekah dan kecintaan pimpinan daerah Kabupaten Sukabumi kepada petugas kebersihan masjid, guru ngaji, dan dhuafa,” kata Andi Rahman saat menemui insan pers di lokasi acara.

Ia menambahkan bahwa masyarakat sering kali mengabaikan peran petugas kebersihan masjid dan guru ngaji, padahal kontribusi mereka sangat besar. Oleh karena itu, apresiasi berupa ibadah umroh gratis ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan hakiki.

Selain itu, pihak Bagian Kesra berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kuota program kebaikan ini pada tahun-tahun mendatang. Namun, keberlanjutan program ini tentu membutuhkan dukungan serta doa dari seluruh lapisan masyarakat.

“Alhamdulillah dari 11 titik yang kami lewati dalam muhibah ramadhan, terdapat perwakilan yang berangkat umroh. Mari kita doakan agar tahun depan bisa bertambah jumlah orang yang berangkatnya,” pungkas Andi.

Kisah Haru Guru Ngaji dan Petugas Kebersihan

Keberangkatan Jemaah Umroh Muhibah Ramadhan Sukabumi ini menyisakan cerita manis bagi para penerima manfaat. Banyak di antara mereka yang tidak pernah bermimpi bisa menginjakkan kaki di Masjidil Haram karena keterbatasan ekonomi.

Baca Juga :  Awas Darurat! Kenali Inovasi Layanan Emergency GECE 112 Tasikmalaya yang Kini Bisa Diakses Lewat Medsos Warga

Salah seorang guru ngaji penerima hadiah mengaku sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh Pemkab Sukabumi. Sebab, penghasilannya sehari-hari hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.

Oleh karena itu, momen pengumuman saat kegiatan Muhibah Ramadhan lalu menjadi kejutan paling membahagiakan dalam hidupnya. Hal senada juga mengalir dari para petugas kebersihan masjid yang hadir dalam acara pelepasan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap program ini dapat memicu semangat kepedulian sosial di kalangan pengusaha dan masyarakat berkecukupan. Dengan demikian, semakin banyak warga kurang mampu yang memperoleh kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Sebagai penutup, panitia mengakhiri acara pelepasan Jemaah Umroh Muhibah Ramadhan Sukabumi ini dengan doa bersama serta mushafah penuh kehangatan.

Keberangkatan Jemaah Umroh Muhibah Ramadhan Sukabumi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan donatur mampu menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari RubrikJabar.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca