
CIAMIS, RubrikJabar.com – Kuliah Kerja Nyata atau KKN UID Desa Karangkamulyan Ciamis tuntas lewat acara meriah di GOR Desa Karangkamulyan pada Jumat malam, 29 Agustus 2026.
Sebanyak 14 mahasiswa Universitas Islam Darussalam merampungkan masa pengabdian mereka yang bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan tersebut menandai akhir perpisahan antara mahasiswa dan warga setempat. Selain itu, momentum tersebut mencatat tuntasnya penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi di wilayah Kabupaten Ciamis.
Gerakan Magrib Mengaji Jadi Sorotan Utama
Selama bertugas di lapangan, para mahasiswa aktif mengidentifikasi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Oleh karena itu, mereka merumuskan solusi nyata yang sesuai dengan kebutuhan warga setempat.
Para mahasiswa mengusulkan salah satu program unggulan secara konsisten, yakni gerakan Magrib Mengaji. Melalui program ini, anak-anak dan warga sekitar menghidupkan kembali kebiasaan mengisi waktu selepas Magrib dengan kegiatan keagamaan.
Sementara itu, Kepala Desa Karangkamulyan Uus Uswandi memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para mahasiswa. Menurutnya, kehadiran mereka menyumbangkan tambahan energi positif bagi kemajuan pendidikan dan keagamaan di desa.
Uus yang akrab disapa Kuwu Anom mengharapkan hubungan baik tidak terputus begitu saja. Meskipun masa tugas telah usai, silaturahmi antara mahasiswa KKN UID Desa Karangkamulyan Ciamis dan warga tetap terjaga.
Sentuhan Seni dan Dakwah Ang Icep
Suasana penutupan berlangsung meriah berkat kehadiran Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, KH Fadlil Yani Ainusyamsi. Tokoh yang akrab disapa Ang Icep tersebut membawakan konsep Nada dan Dakwah yang memukau hadirin.
Dengan gitar di tangannya, Ang Icep menyampaikan pesan keagamaan melalui perpaduan seni dan budaya Islam. Ia melantunkan syair Qasidah Burdah, menyanyikan lagu Ayo Mengaji bernuansa blues, serta membawakan sejumlah karya milik Faank Wali Band.
Menurut Ang Icep, konsep tersebut mencakup bagian dari upaya menyebarkan syiar Islam secara kreatif. Ia menjelaskan bahwa masyarakat melantunkan Qasidah Burdah di berbagai tempat di Mesir saat menyambut bulan Maulid Nabi.
Selain itu, Ang Icep memuji dedikasi para peserta KKN UID Desa Karangkamulyan Ciamis yang mengaplikasikan ilmu kampus ke dunia nyata secara sukses. Ia menilai ruang pengabdian tersebut melatih mahasiswa untuk berinteraksi langsung dan mencari solusi bersama masyarakat.
Panitia merampungkan rangkaian acara lewat doa bersama dan penyerahan kenang-kenangan. Warga mengharapkan pemuda setempat dapat terus melanjutkan program positif yang ditinggalkan mahasiswa secara mandiri.





